Showing posts with label masyarakat. Show all posts
Showing posts with label masyarakat. Show all posts

Thursday, June 10, 2010

Wanita Berkualitas

10 Ciri-ciri Wanita Berkualitas !




1. Lemah-lembut
Coba perhatikan cara Cewek berbicara kepana teman-temannya. Apakah dia selalu suka bernada keras, teriak-teriak, atau malah sopan dan selalu lembut dalam berkata-kata? Ciri-ciri inilah yang mencerminkan di mana cara si Cewek akan berbicara kepada kamu dan keluargamu nantinya.


2. Hemat
Cowok mana yang mau punya Cewek bermaterialistis? Nanti kalau kamu sudah berkeluarga dengan Cewek tersebut, dia akan menghabiskan uang untuk belanja baju-baju yang tidak perlu. Coba perhatikan dari cara dia menghabiskan uangnya sekarang. Apakah dia termasuk orang yang hemat, pelit, atau hura-hura?


3. Perhatian
“Kok dia bisa ingat dengan ulang tahun orang tuaku?” ujar kamu. Itu adalah pertanda bagus. Dia benar-benar perhatian akan hal-hal kecil seperti itu. Padahal, kalian belum menikah. Sehabis kamu pulang kerja, makananpun sudah tersedia. Saat kamu sedang sakit, dia memasakan bubur untuk kamu. Hal-hal kecil seperti itulah yang akan membantu dan memperkuat hubungan kamu. Bukankah Cowok juga memang suka diberi perhatian lebih dari si Cewek?


4. Penyabar
Kamu telat untuk kencan dengan si Cewek tapi si Cewek tidak marah sama sekali saat kamu datang dan dia sudah menunggu 25 menit kelaparan. Kenapa sabar itu ciri-ciri yang baik? Coba pikirkan kalau anda sedang dalam situasi apa saja yang berbau negatif; kesabaran itu akan membantu suasana itu tidak menjadi lebih buruk. Coba bayangkan kamu sedang kencan dengan Cewek yang tidak sabar. Sedikit-sedikit dia marah karena kamu tidak tepat waktu, berbuat sedikit kesalahan. Kencan yang seharusnya senang-senang malahan menjadi pengalaman buruk.


5. Sederhana
Perhatikan apakah si Cewek kamu suka berlebihan di depan teman-temannya. Apakah dia suka memamerkan tas baru yang baru dia beli hari itu juga? Orang yang suka pamer dan tidak sederhana menunjukan kalau si Cewek itu tidak percaya diri; ada kekurangan yang dia punya dan ingin menutupinya dengan memamerkan sesuatu yang lebih dari dia. Ini sifat yangtidak bagus untuk para Cowok.


6. Jaga kecantikan
Tidak berarti Cewek itu harus tampil cantik, tapi menjaga kecantikan itu juga berarti itu Cewek tahu bagaimana caranya menjaga dan merawat dirinya sendiri. Jikalah anda sedang berkencan dengan dia, perhatikanlah “make-up” yang dia pakai. Apakah terlalu berlebihan sehingga menarik perhatian orang-orang lain di sekitar anda? Apakah dia memakai rok mini yangberlebihan? Jaga kecantikan itu berarti menjaga penampilan secukupnya dan sewajarnya di saat dan tempat yang benar.


7. Dewasa dan bijaksana
Cowok suka dengan Cewek yang bijaksana dan bersikap dewasa. Di saat kesusahan, Cowok akan membutuh bantuan dari seorang Cewek yangdewasa dan bijaksana dalam mengambil keputusan.


8. Taat beragama
Agama adalah salah satu pegangan hidup untuk kita manusia. Taat kepada agama juga menunjukan kalau si Cewek akan taat terhadap kamu. Bukan berarti kamu bisa semena-mena terhadap dia dan menyuruh si Cewek untuk menuruti apapun yang kamu mau, tapi taat beragama menunjukan bahwa si Cewek juga mempunyai prinsip hidup yang baik dan yang dia tekuni.


9. Keibuan
Cewek kalau senang bermain dengan anak kecil, bisa menggendong bayi, menunggu mereka tidur, dan sebagainya. Inilah tanda-tanda dari Cewekyang bisa kamu bayangkan saat mereka menjadi istri kamu. Dia akanmenjadi seorang ibu yang pandai di dalam rumah tangga.


10. Tabah menderita dan mau bekerja keras
Inilah salah satu ciri-ciri dari Cewek yang agak susah dicari. Mengapa? Cewek sudah terbiasa dengan tradisi di mana Cowok yang mencari uang. Di masa-masa sulit, Cewek biasanya tidak terbiasa untuk bekerja keras untuk keluarga. Jikalau kamu sudah menemukan Cewek yang tabah menderita dan mau bekerja keras, hargailah dia.

Tuesday, June 8, 2010

...Sangat Disayangkan...

Setelah beredar video mirip Ariel Peterpan dan Luna Maya, sekarang beredar video mirip Ariel dengan Cut Tari. Sungguh disayangkan sekali hal ini terjadi di puncak kesuksesan mereka. Ariel sedang ramai-ramainya disorot sebagai public figure yang sukses meniti karier dari seorang penyanyi tak dikenal menjadi sukses bahkan bermain di film "Sang Pemimpi", Luna maya sedang ramai-ramainya disorot sebagai icon dunia musik dan icon sabun lux menggantikan seniornya Dian Sastrowardoyo, Cut Tari pun kini sedang sukses meniti karier dia sebagai icon gossip di salah satu tv swasta Indonesia.

Jujur aja, saya sih tidak tahu mana yang bener mengenai berita tersebut, apakah memang dibuat oleh orang yang mirip (tp niat sekali ya cari orang yang mirip buat bikin beginian) atau memang "aib" yang mereka tutupi (rahasia pribadi-red). Satu hal yang kita tahu pasti adalah, hal ini SUNGGUH DISAYANGKAN karena merusak karier gemerlap mereka di dunia hiburan. Hampir semua orang membicarakan mereka, di jalan, di rumah, di sekolah, di rumah sakit, di Facebook, dan bahkan di twitter menjadi salah satu trending topic. Malah ada orang-orang yang membuat gambaran plesetan mereka seperti ini.

(sumber : internet)

Alangkah malunya jika orang yang bersangkutan melihat hal ini. Bahkan sekarang beredar gossip bahwa Ariel (yang katanya Playboy) punya kebiasaan "mengabadikan" persetubuhan dia dengan wanita untuk dijadikan koleksi pribadi. Selain itu juga tersiar kabar bahwa Laptop Ariel yang hilang berisikan video-video tersebut sebanyak 23 dengan wanita yang berbeda. Beberapa forum di Internet menyebutkan inisialnya seperti WG, AE, dan sebagainya.

Pendapat saya pribadi, jika memang video itu benar buatan Ariel; semoga hal ini menjadi pelajaran buat dirinya untuk bisa berubah. Akan tetapi jika video itu memang perbuatan orang tak bertanggung jawab, lebih baik berhentilah menjelekkan nama baik seseorang karena kita sendiri pasti mempunyai harta yang paling berharga di dunia yang tidak ingin dijelek-jelekkan oleh orang lain.

PS : Semoga Ariel, Luna, dan Cut Tari diberi kekuatan untuk menghadapi ini semua dan dapat selesai tanpa ada yang mengalami kerugian :D

Saturday, June 5, 2010

Psikopat - kenali dan pahami lebih dekat

Psikopat secara harfiah berarti sakit jiwa. Psikopat berasal dari kata psyche yang berarti jiwa dan pathos yang berarti penyakit. Pengidapnya juga sering disebut sebagai sosiopat karena perilakunya yang antisosial dan merugikan orang-orang terdekatnya.
Psikopat tak sama dengan gila (skizofrenia/psikosis) karena seorang psikopat sadar sepenuhnya atas perbuatannya. Gejalanya sendiri sering disebut dengan psikopati, pengidapnya seringkali disebut orang gila tanpa gangguan mental. Menurut penelitian sekitar 1% dari total populasi dunia mengidap psikopati. Pengidap ini sulit dideteksi karena sebanyak 80% lebih banyak yang berkeliaran daripada yang mendekam di penjara atau di rumah sakit jiwa, pengidapnya juga sukar disembuhkan.
Seorang ahli psikopati dunia yang menjadi guru besar di Universitas British Columbia, VancouverKanada bernama Robert D. Hare telah melakukan penelitian psikopat sekitar 25 tahun. Ia berpendapat bahwa seorang psikopat selalu membuat kamuflase yang rumit, memutar balik fakta, menebar fitnah, dan kebohongan untuk mendapatkan kepuasan dan keuntungan dirinya sendiri.
Dalam kasus kriminal, psikopat dikenali sebagai pembunuhpemerkosa, dan koruptor. Namun, ini hanyalah 15-20 persen dari total psikopat. Selebihnya adalah pribadi yang berpenampilan sempurna, pandai bertutur kata, mempesona, mempunyai daya tarik luar biasa dan menyenangkan.

Berikut ini beberapa ciri yang mungkin dapat menjadi isyarat adanya gangguan kepribadian psikopat:
1.     Pada awalnya menampilkan sikap yang menarik, cenderung dibuat-buat, memesona, dan menebarkan sikap hangat. Inilah yang membuat orang mudah memercayainya, dan dengan kepercayaan itu mereka mencelakai atau menipu korbannya.
2.     Beranggapan dirinya yang paling penting dan harus diistimewakan, semuanya berpusat pada dirinya, pokoknya untuk saya, pokoknya milik saya, pokoknya saya dan saya.
3.     Sering memperlihatkan perlakuan yang impulsif (meledak-ledak), sulit menunda dan mengendalikan emosi. Kalau punya keinginan harus sekarang, kalau tidak akan marah atau mengamuk.
4.     Hubungan pertemanan atau hubungan sosial yang singkat, sering ganti-ganti pasangan asmara atau ganti-ganti pekerjaan.
5.     Sering berbohong, menipu, dan mengkhianati.
6.     Kurang tanggung jawab atas perbuatannya, berani mengambil keputusan berisiko dan tidak dapat belajar dari pengalaman, selalu diulang terus, meskipun telah diberi hukuman atau peringatan.
7.     Kurang mampu merasakan perasaan orang lain, tidak peduli orang lain menderita.
8.     Cenderung menyalahkan orang lain untuk apa yang telah dilakukannya.

Akan tetapi, berdasarkan penelitian terbaru, Gejala tersebut direvisi menjadi :
  • Sering berbohong, fasih dan dangkal. Psikopat seringkali pandai melucu dan pintar bicara, secara khas berusaha tampil dengan pengetahuan di bidang sosiologipsikiatri, kedokteranpsikologifilsafatpuisisastra, dan lain-lain. Seringkali pandai mengarang cerita yang membuatnya positif, dan bila ketahuan berbohong mereka tak peduli dan akan menutupinya dengan mengarang kebohongan lainnya dan mengolahnya seakan-akan itu fakta.
  • Egosentris dan menganggap dirinya hebat.
  • Tidak punya rasa sesal dan rasa bersalah. Meski kadang psikopat mengakui perbuatannya namun ia sangat meremehkan atau menyangkal akibat tindakannya dan tidak memiliki alasan untuk peduli.
  • Senang melakukan pelanggaran dan bermasalah perilaku di masa kecil.
  • Sikap antisosial di usia dewasa.
  • Kurang empati. Bagi psikopat memotong kepala ayam dan memotong kepala orang, tidak ada bedanya.
  • Psikopat juga teguh dalam bertindak agresif, menantang nyali dan perkelahian, jam tidur larut dan sering keluar rumah.
  • Impulsif dan sulit mengendalikan diri. Untuk psikopat tidak ada waktu untuk menimbang baik-buruknya tindakan yang akan mereka lakukan dan mereka tidak peduli pada apa yang telah diperbuatnya atau memikirkan tentang masa depan. Pengidap juga mudah terpicu amarahnya akan hal-hal kecil, mudah bereaksi terhadap kekecewaan, kegagalan, kritik, dan mudah menyerang orang hanya karena hal sepele.
  • Tidak mampu bertanggung jawab dan melakukan hal-hal demi kesenangan belaka.
  • Manipulatif dan curang. Psikopat juga sering menunjukkan emosi dramatis walaupun sebenarnya mereka tidak sungguh-sungguh. Mereka juga tidak memiliki respon fisiologis yang secara normal diasosiasikan dengan rasa takut seperti tangan berkeringat, jantung berdebar, mulut kering, tegang, gemetar -- bagi psikopat hal ini tidak berlaku. Karena itu psikopat seringkali disebut dengan istilah "dingin".
  • Hidup sebagai parasit karena memanfaatkan orang lain untuk kesenangan dan kepuasan dirinya.

Wednesday, February 10, 2010

Polisi...Oh...Polisi

Polisi...sesosok penegak hukum yang disegani masyarakat. Tapi bagaimanakah dengan sosok polisi yang satu ini (kebetulan saya temui di jalan; nama, lokasi, tanggal dirahasiakan untuk menjaga privasi orang tersebut dan berharap dia akan berubah. gw dah maafin ko kelakuannya)

Siang itu, gw sedang asyik mengendarai mobil untuk menjemput kekasih tercinta (sebut saja si cantik-red). Si Cantik adalah seorang mahasiswa kedokteran yang baru saja memulai kegiatan co-assnya di tahun ajaran baru ini di salah satu Rumah Sakit besar di Bandung. Jadwal yang belum pasti kapan dia pulang mengakibatkan gue mengalami tragedi ini :

Jarak antara rumah sakit dan rumah gw terhitung cukup jauh karena harus menggunakan tol dan butuh waktu kurang lebih 30 menit klo ga macet dan 45 menit klo macet (jauh ya?). Kondisi headunit mobil yang disertai dengan installer dari usb tidak membuat saya bosan dalam perjalanan jauh dan menyetir. Akan tetapi, kondisi saat itu berkata lain, gue lupa bawa usb yang udah dimasukin lagu-lagu baru dan celakanya lagi, radio frekuensinya berantakan lagi karena accu mobil baru aja kita bongkar untuk dicharge. Untunglah saat itu gw bawa iPod yang dilengkapi dengan Headphone (yang dicolong dari kaka) besar dengan fitur bass dan sound quality, sehingga sepanjang perjalanan dari rumah sampe TKP (kita sebut saja begitu karena setelah kejadian gw ga mau make lagi-red) gw nyetir sambil dengerin lagu.

Di tengah-tengah perjalanan keluar tol, tepatnya di lampu merah yang berjarak beberapa gelinding dari pintu tol, si Cantik meSMS gw. Berhubung sudah lampu merah, toh ga ada salahnya kan kita baca, siapa tahu penting (ngarep-red). Belum selesai gw baca tu SMS, tiba-tiba kaca saya diketuk oleh Pak Polisi yang sedang bekerja. "Permisi, Dik, bisa pinggirin mobilnya sebentar di depan, temen saya mau menanyakan beberapa hal.", kata Pak Polisi 1 (biar ga bingug-red). "Oke, pak", dengan senyum sambil meminggirkan mobil di depan setelah lampu hijau (perlu dicatat, lampu hijaunya tu masih lama lho).

Pak Polisi 2 : "Dik, tau ga kesalahannya apa?"
Gw  : "Aduh, kurang tau ya, Pak, kirain diberhentiin mau kasih hadiah." (senyum) :)
Pak Polisi 2 : "Memangnya Adik ga tau ya? Di Jakarta aja kan udah ga boleh maen HP saat mengendarai 
                      mobil! Ga baca apa di Koran??"
Gw : "Hehehe...saya sih biasanya di korang cuma baca kolom acara TV ma komik-komik aja Pak"
        "Kan saya juga tinggalnya di Bandung bukan di Jakarta" (berusaha mencairkan suasana)
        "Saksinya siapa, Pak, saya pake HP di Mobil?"
Pak Polisi 2 : "Udah, adik mau pengadilan atau jalan damai? Klo mau damai 100 ribu lepas gih."
                     (wuih, ni polisi meras namanya)
Gw : "Lah, ko bayar, Pak? Bukannya ga boleh nyogok ya?"

Pak Polisi 2 cuma geleng-geleng kepala (bingung kali ya nanggepin pemuda tanggung macam gini), terus manggil temennya si Pak Polisi 1 sambil teriak-teriak (mukanya dah merah lho)

Pak Polisi 2 : "Bener ga, polisi 1, kamu liat anak ini maen-maen HP di Mobil?"
Pak Polisi 1 : "Bener banget tu, Pak, pas saya ketok juga dia lama nanggepinnya" (maklum pake Headphone)
Gw (tiba-tiba nimbrung) : "Ih, Bapa nuduh, orang saya pake BB ko bukan HP. Masa dituduh???"

Polisi 1 dan 2 kaget pas gw ngomong gitu, mereka berdua kayanya amarah dah di puncak nih, hahahahahaha....

Pak Polisi 2 : "Adik ini udah salah berani banget lagi ma polisi!!! Ga takut apa kamu saya tahan?"
Gw : "Takut sih relatif, Pak." "Lagian kenapa juga saya musti takut?"
Pak Polisi 1 : "Kamu tau ga, kita bisa aja nih nyita mobil kamu terus masukin kamu ke penjara."
                     "Masih berani kamu sama kita?"
Gw : "Eh, ko Bapa malah ngancem sih? Emang saya salah apa mau dimasukin penjara?Pake HP di mobil?"
Pak Polisi 1 : "Kita ini berkuasa, Dik, jangan macem-macem ya...Jangan ampe kamu nyesel ya urusan ma 
                      kita!Kita ini polisi, TAU??!!!"
Gw : "Pak, yang saya mau tau ko malah ngancem sih? Bukannya bicara baek-baek? Daritadi ngajak 
         ngomong ko ga ada nyapa malah langsung intrograsi? katanya melayani rakyat, Pak"
Pak Polisi 2 : "Kita ini melayani rakyat yang baek, bukan kaya Ade (berubah panggilannya)...TAU???!!!"
                     "Awas ya, berani macem-macem lagi saya langsung tahan Ade, Kamu ikut saya ke kantor 
                      polisi!! Biar tau rasa urusan sama polisi"
Gw : "Aduuh, Pak, daritadi 'saya polisi', 'saya polisi', ko gunain jabatan buat meras sih? minta 100 ribu lagi"
Pak Polisi 1 : "Udah deh, Ade mau lepas ga? bayar aja, gampang kan daripada masuk penjara?"
Gw : "Udah deh, Pak, penjarain aja...saya mah ga takut, besok juga udah bebas."

Pak polisi 1 dan 2 saling menatap kaget, bingung mereka dengan kata-kata gw.

Pak Polisi 2 : "Maksud, Ade apa?"
Gw : "Iya, bawa aja deh ke pengadilan, menang ko saya pasti...orang kata-kata Bapak udah saya rekam 
         semua ko di voice recorder saya, gampang kan? (Kena tipu mereka, padahal ga gw rekam)
          Bukti Bapak berdua mau meras saya pake jabatan"
        "Lagian ga bawa ini juga ga apa-apa ko...ayah saya kan Jendral di Angkatan udara di Halim. Ni bukti 
          stikernya.", gw sambil nunjukin ke tu polisi berdua. (untungnya stiker itu cuma buat orang dalem)

Sejujurnya gw pengen dibawa ke pengadilan sih, biar ngasih pelajaran orang yang seenaknya gunain nama polisi buat memeras rakyat. Hukum kan harus ditegakkan, betul? tapi berhubung gw kasian takut si Cantik ga ada yang jemput akhirnya ambil jalan damai aja deh. :)

Pak Polisi 1 : "Ya udah, Dik (panggilannya balik lagi), kita jalan damai aja ya, Adik punya berapa?"
Gw : "10 ribu, bapa berdua mau kagak?" (sialnya gw cuma mau kasih 5 ribu tapi ga ada uang kecil di 
          dompet)
Pak Polisi 2 (mukanya udah rada pucat) : "Ambil deh, Dik, silahkan jalan lagi." (sambil ngasih tanda)
Gw : "Ya udah ya, Pak, tolong deh jangan gunain nama Polisi buat memeras uang, kan citranya jadi buruk."
         "Katanya pengen citra polisi baik di masyarakat, jangan dirusak ma beberapa orang donk."
Pak Polisi 1 & 2 : "Baik, maaf ya, Dik."

Setelah itu gw pun nyalain mobil en ngelanjutin deh perjalan gw jemput si Cantik. Sesungguhnya itu pengalaman yang ga hanya gw alami 1 kali (bisa diliat dari cara gw tenang nanggepinnya), gw dah ngalamin itu hampir dua puluh kali semenjak tinggal di Bandung. Gw berharap jika ada yang baca blog ini dan juga seorang polisi, tolong ingat pesan gw :

"Polisi adalah penegak hukum, di mata masyarakat merupakan pelindung dan pemberi keamanan yang bisa dipercaya; Tolong siapa pun itu jangan gunain nama polisi untuk memeras kami (rakyat-red), karena hal itu hanya akan merusak citra dan nama baik polisi di mata kami. Polisi dan Masyarakat adalah komponen yang sama-sama saling melengkapi untuk menciptakan hidup yang serasi, selaras, dan seimbang"

Terima Kasih, silahkan tinggalkan comment anda semua :)